Takziyah Dalam Semangat Ta’awun: Forum RT/RW Rawabadak Selatan 05 “Pererat Ukhuwah Islamiyah Dalam Mengenang Mendiang Alm.H. M.Sidiq Bin Matsani Pada Hari Ke – 7”

Jakarta Utara — Semangat kepedulian, kebersamaan, dan persaudaraan sesama umat Islam tercermin dalam kegiatan takziyah dan doa bersama untuk mengenang tujuh hari wafatnya Almarhum H.Muhamad Sidiq Bin Matsani.(2/11/2026)

Kegiatan ini menjadi momentum bagi lingkungan warga Forum RT/RW Rawabadak Selatan 05, Jakarta Utara, untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam ajaran Islam, takziyah bukan sekadar bentuk ungkapan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, melainkan juga perwujudan ta’awun, yaitu sikap saling menolong, menguatkan, dan memberikan dukungan dalam menghadapi ujian kehidupan. Kehadiran para tetangga dan unsur lingkungan masyarakat menjadi cerminan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari kehidupan beragama.

Nilai tersebut memiliki hubungan erat dengan konsep hablumminannas (hubungan baik antarsesama manusia) dan hablumminallah (hubungan manusia dengan Allah SWT).

Keduanya merupakan landasan kehidupan seorang Muslim dalam membangun keseimbangan antara ibadah kepada Sang Pencipta dan tanggung jawab sosial terhadap sesama. Melalui doa, penghormatan, serta kepedulian kepada keluarga yang berduka, masyarakat belajar menghadirkan ajaran agama dalam tindakan nyata.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, Surah Al-Ma’idah ayat 2:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

Artinya: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.”

Pesan ayat tersebut menegaskan bahwa kebersamaan harus dibangun di atas kebaikan, ketakwaan, dan kemanfaatan bagi sesama. Forum RT/RW sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat memiliki ruang strategis untuk merawat nilai-nilai tersebut, tanpa membedakan kedudukan, latar belakang, maupun kondisi ekonomi warga.

Momentum tujuh hari mengenang kepergian Almarhum H. Muhamad Sidiq Bin Matsani juga mengingatkan setiap manusia bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan keluarga, tetangga, dan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral sekaligus pengamalan nilai-nilai keislaman.

Merawat Ukhuwah, Menguatkan Kepedulian

Kebersamaan dalam takziyah hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau peringatan hari tertentu. Lebih dari itu, semangat ta’awun perlu diteruskan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, membantu warga yang membutuhkan, menjaga kerukunan, serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

Pada akhirnya, penghormatan kepada almarhum diwujudkan melalui doa yang tulus dan kebaikan yang terus hidup di tengah masyarakat. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah Almarhum H. Muhamad Sidiq Bin Matsani, mengampuni segala khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Al-Fatihah ~

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Hatur dengan penuh rahmat yang senantiasa ucapan terima kasih bagi warga yang hadir, dalam Forum RT/RW.

#Kel.Besar.Alm.H.M.Sidiq Bin Matsani, Jakarta Utara*

Dipelopori oleh segenap warga, dari :

*Forum RT/RW 001 s.d 009 RBS.05,

*Kelurahan Rawabadak Selatan,

*Masjid Nurul Hidayah,

*Masjid Al-Khafidzin,

*Masjid Asy-syuhada,

*Tokoh Ulama Setempat,

*Warga Masyarakat Setempat,

*Nahdlatul Ulama Jakarta Utara,

*Muhammadiyah Jakarta Utara,

*MTP.Nurul Hidayah,

*MTP.Al-Khafidzin,

Redaksi | 2 Nopember 2026

Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network