Rawabadak Selatan: “dari zaman atletik ke mak-mak nge-full modis N modif”, Jakarta Utara

Jakarta Utara – Rawabadak Selatan: “dari zaman atletik ke mak-mak nge-full modis N modif”, Jakarta Utara (23/8)2026) HUT Kemerdekaan RI Ke – 81 Tahun telah masuk cukup di usia pejuang-pejuang 45 pada kemerdekaan, apa masih gak modis? Tuturnya – Miss Edda’

kalo masih gitu – gitu aja, bukan rawabadak di selatan kami bermukim berpenduduk.

perform ditengah masyarakat sibuk ini-itu, emak NOW beda nge-gas kampung halaman bagi pengembang dari zaman atletik – atlas udah tentu di fak-fak jadi kesatuan Republik Indonesia loh.

ini wafa wasiat rekan-rekan diperjuangkan untuk membuat kalian tetap tersenyum tipis, bahkan cemburu boleh, TEGANG jangan Iyah! tegasnya ; LaRose’

wanita perlu memaparkan setelah wara-wiri seharian gak mengandung sakit, dan tidak jujur pada sikap bepergian tanpa harus bilang ini-itu.

kalian bisa liat ini kota bukan kembang, melainkan janda bukan juga, apalagi masih gadis pun “gak la yauw . . .”

suami kami semua bermil-mil lewati selalu ada pake pintu, asal gak ke jedot pinggiran pintu – kejepit salah ke serang ngalah. ya bukan type kami dong kaka sayang. #dilemparkan saja.

#tetap ada di Jakarta Utara punya raga, punya betawi daerah si kota Batavia. tapi, selalu bukan daerah yang itu-itu. semua ragam suku dan ras, ada te di diye. ungkapan – manis diambil pahit dipikir-pikir asal gak melintir kali iya.

AYOK!!! senam? AYOK!!! volleyball, AYOK!!!  renang, AYOK!!! Nge-gym, AYOK !!!Marathon, semua kami membentuk tarian seni dalam rasa karya penuh image nge-set sampai track one step tetep kesan nya gak buat lemes Kaka.

Rawabadak Selatan, dahulu berawa – Badak hewan berkategori kuat dan miliki kelangkaan dari nilai zaman ke respect asalkan di selatan Nyai Ratu Kidul bermukim, seperti tetap tenang emak-emak gak diem tapi nyembunyiin sesuatu; karena : ini bukan “Syahrini – Sesua… Tu.”

sehabis lelah terbit keringat, sehabis berolahraga literasi selfi buat para bapak-bapake’ perhatian khusus juga dong kaka.

digoyang satu putaran digerus satu perut gak buat melilit hidup selalu tolak pakai angin lalu ajah kalo iyeeee.#

selamat datang kota semua arah, ramah selalu mengalir nuansa kesejukan di Jakarta hanya saja masih ada debu-debu tak bersalju. kurus nggak, semampai nggak, mintol juga pun gak la.

bentol aja bisa diajak syukur-syukur Rawabadak Selatan gak akan pernah hilang ditinggal zaman ke zaman ; pemimpin pada kurang digoyang kali. #ribut terus pake dana-dana bantuan, atau ngakalin daerah kami tentu belum bisa dah!

yang ada gue gigitz… kecil-kecil nih, kalo kalian jadi pemimpin di kota Rawabadak Selatan – ikut malingi lokasi disini.

Mau tau berkelanjutan kami nanti ada di kota mana? Ikuti terus iya aktivitas kami sahabat – sahabat sekalian!

Udahan dulu iya, Kaka pegel nih…

Narasumber©Miss.Eddah-2026/PaulCollections

Redaksi | 23 Agustus 2026

 

Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network