IMG 20260113 192431

Mahasiswa Senior : Miris Merunduh Junior Dalam Dekade Pasca Viral Di Medsos – Program Pendidikan Dokter Specialist (PPDS – UNSRI), Bagaimana kelanjutan nya?

JST-NEWSMahasiswa Senior : Miris Merunduh Junior Dalam Dekade Pasca Viral Di Medsos – Program Pendidikan Dokter Specialist (PPDS – UNSRI), Bagaimana kelanjutan nya? Telisik Dan Gak ‘ Berisik (13/1/2026)

Begini ringkasan materi kronologi dalam problematika kehidupan tingkat kampus, dibawah ini diretakan mahasiswa/i.

Dugaan bullying atau perundungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Sriwijaya (Unsri) viral di media sosial.

Pelaku perundungan diduga senior dan korbannya junior peserta PPDS Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Unsri.

Narasi yang beredar, korban disebut sempat melakukan upaya bunuh diri dan mengundurkan diri dari PPDS karena tidak tahan jadi korban bullying. Disebutkan, korban mengalami perundungan berupa dipaksa untuk membiayai gaya hidup seniornya, seperti biaya semesteran, dugem, membeli skincare, hingga olahraga padel.

Bahkan, ada yang diminta untuk membayarkan tiket konser, sewa rumah, tiket pesawat hingga penelitian seniornya.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah melakukan pendalaman terkait kasus perundungan PPDS Unsri ini.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman mengatakan, Kemenkes telah mengirimkan surat kepada Direktur Utama RSUP M.Hoesin yang menjadi tempat PPSD tersebut.

Kemenkes langsung memberikan sanksi pemberhentian sementara program tersebut. “yang bermaksud meredakan terlebih dulu dari semua keadaan ketimpangan ini”.

dengan demikian dalam sistem dunia pendidikan, diutamakan terkadang usia muda/i perlu dapat direalisasikan pada setiap kegiatan dalam ataupun luar dari sistem kampus.

semoga adanya wacana publikasi naik ke permukaan menjadikan semua mahasiswa/i “lebih tenang – damai – sepanjang dekade dititipkan kedua orangtuanya.

Perunduhan ini semata-mata menjadi pembelajaran kedepan, dan ilmu pengetahuan yang akan didapat pada pengembangan nilai-nilai budi luhur etositas UNSRI tak adalagi kata senior dan junior #melainkan kesetaraan pada sebuah adab kami melakukan sinergitas satu sama lainnya membangun, membentuk nilai SDM mengenalkan dedikasi mulia”

kami akan lebih memberikan lagi kekhususan – ketelitian kami sebagai dosen pembimbing dan rektor dikampus tak adalagi musibah seperti ini.Tutupnya ;beberapa doaen).

•Biro Humas Kampus UNSRI

•Ketua Senat Mahasiswa UNSRI

Tim-Red©13/1/2026/UNSRI – JST-NEWS











Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network