Kidung Semesta PANGERAN Jaga Lautan
Jabodetabek – Kidung Semesta Pangeran Jaga Lautan
Catatan Bocah Angon
Tatkala Surya merunduk di pangkuan samudra,
Bayu membawa desir ombak
menyapa pasir yang tak pernah memilih jejak.
Aku bertanya kepada laut,
“Mengapa engkau tetap tenang,
sedang badai tak henti mengujimu?”
Laut tak menjawab.
Ia hanya memeluk setiap ombak
yang datang,
lalu merelakannya kembali.
Barulah semesta berbisik,
“Yang paling dalam,
tak pernah meninggikan suaranya.
Yang paling kuat,
tak pernah sibuk membuktikan dirinya.”
Maka kupahami,
bahwa hidup bukan tentang
siapa yang paling dipandang,
melainkan siapa yang tetap menjadi teduh
ketika dunia memilih gaduh.
Dan jika kelak
engkau bertanya,
“Siapakah Bocah Angon itu?”
Jangan mencarinya di antara manusia.
Carilah ia
pada desir ombak,
pada angin yang berlalu,
pada matahari yang tenggelam tanpa mengeluh.
Sebab ia hanyalah seseorang
yang belajar kepada semesta,
agar mampu mencintai,
menjaga,
dan merelakan…
seperti alam yang tak pernah meminta balasan.
“Semakin dalam lautan, semakin tenang riaknya. Semakin dalam manusia, semakin lembut tutur katanya.”
َهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia, agar Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, supaya mereka kembali (ke jalan yang benar).”
(QS. Ar-Rum [30]: 41)
Kronjo Pulo Cangkir Kabupaten Tangerang
#pagarlaut #pik2 #Tim – 3 Pers PLUS*
Nontin juga Channel YouTube kami dibawah ini:
Redaksi | 27 Agustus 2026
