DPD ASWIN Kalbar Desak APH Bertindak Nyata, Dugaan PETI Sungai Jokak Dinilai Tak Bisa Lagi Diabaikan “YOU Udah di GAJI GEDE TAU‼️
KALBAR – DPD ASWIN Kalimantan Barat mendesak aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait segera turun tangan menindaklanjuti dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Jokak, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang. (31/5)
Aktivitas yang disebut telah berlangsung cukup lama dan diduga dilakukan secara terbuka itu memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengawasan serta ketegasan penegakan hukum di wilayah tersebut.
Menurut DPD ASWIN Kalbar, apabila dugaan aktivitas PETI tersebut benar terjadi, maka negara tidak boleh kalah oleh praktik-praktik ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan mengancam sumber kehidupan masyarakat.
Warga juga mengaku khawatir terhadap kondisi sungai yang diduga mulai mengalami perubahan, sementara aktivitas ponton disebut masih terlihat beroperasi di beberapa titik sepanjang aliran Sungai Jokak.
DPD ASWIN Kalbar menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terbukti terlibat.
Organisasi tersebut meminta APH segera melakukan investigasi menyeluruh agar keresahan masyarakat terjawab melalui langkah konkret, bukan sekadar menunggu laporan terus berkembang di tengah publik.
Redaksi | 31 Mei 2026
