IMG 20260608 WA0000

BMKG KELUARKAN PERINGATAN DINI TSUNAMI, MASYARAKAT DIMINTA TINGKATKAN KEWASPADAAN

Gorontalo/Manado, 8 Juni 2026 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah Indonesia bagian timur setelah terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Laut Sulawesi pada Senin pagi, 8 Juni 2026 pukul 06.37.42 WIB.

Berdasarkan data resmi BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 5,69° Lintang Utara dan 125,05° Bujur Timur, atau sekitar 236 kilometer Barat Laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 105 kilometer.

Menyikapi peringatan dini tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap seluruh potensi risiko yang dapat terjadi di wilayah pesisir dan kawasan yang berdekatan dengan laut. Seluruh informasi resmi dari BMKG, pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait diharapkan menjadi rujukan utama dalam mengambil langkah keselamatan.

Dalam situasi seperti ini, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Masyarakat disarankan menunda sementara aktivitas wisata pantai, hiburan di kawasan pesisir, pelayaran rekreasi, serta berbagai kegiatan yang berpotensi meningkatkan risiko paparan terhadap dampak gelombang laut. Warga yang berada di daerah pesisir diminta terus memantau perkembangan informasi resmi dan bersiap mengikuti arahan evakuasi apabila diperlukan.

Kewaspadaan tidak boleh diartikan sebagai kepanikan. Namun, langkah antisipatif yang tepat dapat mengurangi risiko korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar. Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat diharapkan memperkuat koordinasi, saling mengingatkan, serta mengutamakan keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar.

BMKG menegaskan bahwa informasi resmi terkait gempa bumi dan potensi tsunami akan terus diperbarui sesuai hasil pemantauan seismik dan kondisi lapangan. Masyarakat diminta untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta menghindari penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan keresahan publik.

Hingga laporan ini diterbitkan, pemantauan terhadap aktivitas kegempaan dan kondisi perairan masih terus dilakukan oleh BMKG bersama instansi terkait.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Tetap waspada, ikuti informasi resmi, dan utamakan perlindungan diri serta keluarga.”

Redaksi | 8 Juni 2026

Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network