Kompol Nurma Dewi Bersama POLRI: Laporan Guru dan Staf Sekolah, “Kami Langsung Mengamankan Lokasi SDN 12 Srengseng Sawah”
Jakarta – Aparat Kepolisian Republik Indonesia bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan ancaman teror bom yang diterima pihak SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Informasi awal berasal dari pesan WhatsApp yang diterima guru dan staf tata usaha, sehingga pihak sekolah segera berkoordinasi dengan kepolisian demi mengutamakan keselamatan seluruh warga sekolah.(13/7)
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, personel Polri langsung mengamankan lokasi, mengevakuasi siswa, guru, dan tenaga kependidikan, serta berkoordinasi dengan Tim Gegana Brimob dan Densus 88 Antiteror Polri untuk melakukan sterilisasi menyeluruh di lingkungan sekolah. Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai prosedur pengamanan guna memastikan tidak ada ancaman nyata yang membahayakan masyarakat. Hingga proses penyisiran berlangsung, aparat menyampaikan belum ditemukan bahan peledak di lokasi, sementara penyelidikan terhadap pengirim pesan ancaman terus didalami.

Baca juga selengkapnya pada link kami : http://www.indonesia.jst-news.com
