Sri Mulyani: Kembali Dipercaya Bank Dunia Pimpin Proses IDA22, Ke Bank Dunia – Bank Indonesia Bagaimana?
Jakarta — Bank Dunia kembali memberikan kepercayaan kepada Sri Mulyani Indrawati untuk menjalankan peran strategis sebagai Independent Co-Chair dalam proses International Development Association Replenishment 22 (IDA22).
Dalam mandat tersebut, Sri Mulyani akan menjalankan tanggung jawab bersama Managing Director Bank Dunia Paschal Donohoe.(9/8/2026)
Penunjukan ini menempatkan Sri Mulyani dalam salah satu forum penting yang berkaitan dengan pembiayaan pembangunan internasional. IDA merupakan instrumen Bank Dunia yang berfokus pada dukungan pembiayaan bagi negara-negara berpendapatan rendah, khususnya dalam mendorong pengentasan kemiskinan, pembangunan berkelanjutan, penguatan kapasitas ekonomi, serta peningkatan ketahanan terhadap berbagai tantangan global.
Kepercayaan kembali kepada Sri Mulyani sekaligus memperlihatkan peran Indonesia yang semakin aktif dalam percaturan kebijakan pembangunan global.
Pengalaman panjangnya di bidang ekonomi dan keuangan internasional menjadi modal penting dalam proses konsultasi dan perumusan agenda pendanaan IDA22 yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari negara donor maupun negara penerima manfaat.
Dalam perspektif diplomasi ekonomi, mandat tersebut bukan sekadar penugasan personal, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi Indonesia terhadap arsitektur pembangunan internasional. Kepemimpinan dalam proses IDA22 diharapkan mampu memperkuat dialog global untuk memastikan pembiayaan pembangunan tetap inklusif, efektif, berkelanjutan, serta mampu menjawab kebutuhan negara-negara yang menghadapi tekanan ekonomi dan pembangunan.
Penunjukan kembali ini menjadi catatan penting bagi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global—ketika kerja sama internasional, pembiayaan pembangunan, dan keberpihakan terhadap negara-negara rentan semakin menentukan arah pembangunan dunia.
Menteri Keuangan RI, jadi lebih berpikir 7 langkah Bagaimana Ekonomi di Indonesia bisa menjadi lebih benar?
Redaksi | 9 Agustus 2026
