Kereta Lusuh
Kalimantan Timur, Kereta Lusuh Tak Konsisten’, perhelaan di sistem operasional menuju awal tahun masa kehidupan wujud angka naik sejajar bumi yang rata disebuah misteri musim esok.(22/6)
Kereta yang panjang pasti jalannya menilik, berbeda hasil rekapitulasi angka itu dapat terjadi hilang bahkan di nol aksen.

buatan bangsa dalam selama “perjuangan pahlawan dan penerus suatu Negara ini – apa benar sempurna seperti ditinggalkan antar gerbong itu”
manusiawi di Indonesia telah numpuk banyak sekali yang cerdas, tapi tak sedikit pun yang berkarya jadikan sebuah Negara ini miliki tanpa lusuh (buatan luar, cukup kalimat : “bekas” – dikatakan second)*
ini pencatatan dari asal muasal negeri; titipan peninggalan, yang ada cukup untuk nempati saja bumi disekitar. Kereta-kereta itu terdampar lusuh, sesampai para teknokrat petinggi #ribut hasil wal-hasil yang dihidangkan pada peninggalan sejarah.
bukan, sekedar kertas secarik saja namun tinta bangsa ini dapat tergadaikan pada kehilangan dikehidupan selanjutnya. mata yang memperlihatkan, kasat jadi pesut mengumpulkan satu persatu #berlari dari gerbong satu ke gerbong (akan tetapi NOT A’)
bahkan tercipta semua “kepintaran lebih lusuh”, tertumbang oleh nilai kertas luka atau kertas bahagia sesaat.
pertanggungjawaban di phase manusia, dapat meroket stabil atau hanya kata-kata saja implementasi itu masuk didunia Indonesia.
tanpa ada yang “damai kereta tak konsisten jadi lebih lusuh dari zaman”
Indonesia menciptakan belum terwujud baku sukses semua, sebelum kejadian terjadi korun-si terus-menerus hadir di kehidupan hak dan kewajiban#
Dititipkan pejuang bangsa dan negara ini.
#Korun-siKeretaLusuh
#KehidupanLusuhKeretaDiusung
#IndonesiaHanyaDapatKeretaLusuh
#KeretaLusuh
#KeretaUsung
#KeretaBelumBerapi
#KebusukanKereta
#IndonesiaBelumBisaBuatKereta
#BajaSecondKereta
#HidupDiIndonesiaKeretaSalingSikut
#KeretaSuroDiCaplokNogo
Karya : Andien Pertiwi Prastianingsih (Kaltim)
Redaksi | 22 Juni 2026
