KPK RI : Harta yang Indah . . . Itu Keluarga? Bilamana Ke SEL bisa . . .
JAWA TENGAH – SEMUA DARURAT KABUPATEN KORUPSI, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran dana mencapai Rp19 miliar yang mengalir kepada keluarga dan kerabat Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan, dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan pemerintah daerah tersebut.(7/3)
Temuan ini disampaikan KPK setelah menetapkan Fadia sebagai tersangka dalam kasus yang diduga berkaitan dengan pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Berdasarkan hasil penyidikan, dana tersebut diduga berasal dari sejumlah proyek pemerintah yang dimenangkan oleh perusahaan milik keluarga Fadia, yakni PT Raja Nusantara Berjaya.
KPK menyebutkan, dari total Rp19 miliar yang terindikasi mengalir, sebagian besar diduga diterima langsung oleh Fadia bersama anggota keluarganya, termasuk suami dan anaknya. Aliran dana tersebut diduga berkaitan dengan keuntungan dari proyek-proyek yang dikerjakan perusahaan keluarga di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Penyidik KPK saat ini masih terus mendalami konstruksi perkara, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam praktik tersebut. Lembaga antirasuah itu juga menelusuri aliran aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi.
Kasus ini kembali menjadi sorotan publik terkait pentingnya transparansi, integritas, dan pengawasan ketat dalam pengelolaan proyek pemerintah daerah guna mencegah praktik konflik kepentingan dan penyalahgunaan kewenangan.
ini jadi promosi jabatan, penempatan jabatan dan alih-alih proyek milik sendiri dalam tender serta pengelolaan yang signifikan semua dikondisikan (pengkondisian), beberapa kabupaten lainnya yang mencuat diwaktu dekade tahun 2024 , 2025, masih ditutupi berbagai para “penyokong kuat – mungkin sekelas oknum di anggota DPR RI”,kenapa beberapa kabupaten bisa mandek STAK pengerjaan dari KEJARI, KEJATI di Jawa Tengah.
#tak berani membongkar hal korupsi ditingkat lainnnya? KPK RI dari Jakarta yang langsung turun tangan.
Ada beberapa hal kasus lainnya diwaktu pemanggilan itu ada desas-desus “kepentingan cemal-cemil dugaan didalamnya” makanya, Kabupaten kalian semua (belum terbongkar itu siapa pemeran Players).
ini yang merupakan milyaran digerus semua dari seluruh Kabupaten di Jawa Tengah; hak kewenangan seorang pejabat bupati, perangkat, dan bahkan isteri juga berperan memainkan pola-pola ektrem “direncana” tinggal menunggu waktu laporan dari tim keredaksiaan membuka borok lebih besar di “Jawa Tengah DARURAT KORUPSI”.
sampai anak, keluarga persembunyian mereka akan runtuh pada akhirnya.#Korupsi ini tak kan bilang‼️
Dana pendidikan digerus, Dana puskesmas digerus pada kesehatan, dana haji dan umrah digerus, dana UMKM pun tidak ada realitas pada beberapa dekade, hanya gembar gembor di media terkadang bagus-bagus “tapi; ternyata mutu itu bobrok semuanya “.
Apalagi mutu dia spora nanti, masih diberikan ruang?Tangkap‼️
Seorang isteri,suami, dan anak ikut #masuk SEL UKURAN KECIL (DAN SEMPIT)
PELAKU KORUPSI TIDAK BOLEH DIBERIKAN RUANG PENJARA MEWAH‼️ – Semua JERUJI SEL akan dirubah tak ada SEL TAHANAN BERKELAS-KELAS.
Orang terkaya Jawa Tengah berikutnya akan DISOROT dari pihak hukum RI.*
Redaksi | Jawa Tengah, 7 Maret 2026
