Iran Membuat Terobosan Langit Dalam Pengaktifan Skala Radius Tingkat Tinggi “Makin Memanas Iran Vs USA*
JST-NEWS – Sebuah laporan terbaru memicu kekhawatiran di kalangan pengamat militer global. Iran dikabarkan telah mengaktifkan teknologi interferensi tingkat tinggi yang mampu mengubah langit negara tersebut menjadi “lubang hitam” bagi sistem pengintaian Amerika Serikat.(17/1)
Narasi yang berkembang menyebutkan bahwa Teheran kini mengerahkan semacam perisai elektronik yang tidak hanya memblokir serangan fisik, tetapi melumpuhkan aset paling berharga milik negara adidaya.
Menurut klaim dalam laporan tersebut, teknologi ini mampu “membutakan” satelit pengintai Amerika Serikat yang berada di orbit. Ruang kendali di pangkalan Barat digambarkan mengalami kelumpuhan operasional setelah layar pemantau dilaporkan menjadi gelap dan sinyal komunikasi hilang sepenuhnya saat mencoba memantau wilayah Iran.
Fenomena ini menciptakan apa yang disebut para ahli sebagai “Iranian Bubble” (Gelembung Iran), sebuah zona di mana supremasi teknologi Barat diklaim tidak lagi efektif.
Laporan tersebut merinci dua dampak krusial dari aktifnya teknologi ini terhadap sistem persenjataan modern:
1. Kegagalan Navigasi: Rudal cerdas kehilangan arah karena hilangnya sinyal GPS yang menjadi pemandu utama.
2. Pemutusan Kendali Drone: Pesawat tanpa awak (UAV) tercanggih sekalipun dilaporkan kehilangan tautan data (data link), mengubahnya menjadi sekumpulan perangkat keras tak berawak yang tidak berfungsi.
Hingga saat ini, deskripsi mengenai kemampuan teknologi tersebut masih bersifat klaim sepihak dan narasi yang beredar di kalangan pengamat tertentu. Belum ada verifikasi independen maupun pernyataan resmi dari Pentagon yang mengonfirmasi adanya pemadaman total sistem satelit di atas wilayah tersebut.
RED©2026
