Karanganyar Persiapan Khusus Membuka Potensi Investasi Sektor Industri Tekstil, Otomotif, & Hortikultura Dsbnya “akan menjadi keselarasan tak menutup investor asing berduyun”, Jawa Tengah
JST-NEWS – Karanganyar, Pemerintah Kabupaten Karanganyar kini tengah mematangkan berbagai persiapan strategis guna menyambut gelombang investasi besar di sektor industri tekstil, otomotif, hingga hortikultura.
Langkah ini menjadi prioritas utama daerah untuk mengoptimalkan keunggulan kompetitif wilayah melalui penyediaan infrastruktur yang memadai serta kemudahan akses birokrasi bagi para calon investor internasional.
Salah satu poin persiapan yang paling menonjol adalah skema transformasi sumber daya manusia lokal agar mampu bersaing di level manajerial.
Tenaga kerja asal Kabupaten Karanganyar diproyeksikan tidak hanya menjadi operator produksi, melainkan akan dibekali keahlian khusus melalui pelatihan intensif selama enam hingga dua belas bulan, termasuk rencana pengiriman tenaga kerja untuk belajar langsung di negara China.
“Tenaga kerja asal Kabupaten Karanganyar akan mendapatkan pelatihan dengan estimasi waktu enam hingga dua belas bulan, termasuk pelatihan di China.
Setelah dinyatakan kompeten, tenaga kerja tersebut akan kembali ke Karanganyar dan diproyeksikan menjadi supervisor,” ujar Bupati Karanganyar Rober Christanto, Kamis 15 Januari 2026.
Persiapan lahan juga menjadi fokus serius menyusul adanya ketertarikan dari salah satu perusahaan asal Xiamen, China, yang berencana mengirimkan tim teknis untuk meninjau lokasi di Karanganyar.
Perusahaan tersebut diperkirakan membutuhkan lahan seluas 54 hingga 80 hektare untuk pembangunan pabrik manufaktur yang diharapkan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal secara berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Karanganyar secara terbuka menawarkan peluang investasi dengan mengedepankan lokasi yang strategis, ketersediaan tenaga kerja yang kompeten, dukungan infrastruktur, serta komitmen dalam memberikan kemudahan perizinan dan kepastian berusaha,”Tutupnya Rober.
Rencana besar ini juga dibahas dalam kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dr. Ir. Ali Murtopo Simbolon, pada Rabu malam, 14 Januari 2026, lalu.#dan suasana dihalaman juga ada dalam beberapa kegiatan misa.(Dok.Arsp)
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati tersebut turut dihadiri oleh perwakilan calon investor asal China dan Hong Kong.(Dok.Arp/RDPWM)
Melalui persiapan yang matang ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap para calon investor memperoleh gambaran komprehensif mengenai stabilitas ekonomi dan kesiapan wilayah sebagai tujuan investasi yang menjanjikan.
Selain mempermudah perizinan, pemerintah daerah tetap berkomitmen melakukan koordinasi lintas sektor dalam pengawasan tenaga kerja asing guna memastikan iklim investasi tetap kondusif dan sesuai peraturan perundang-undangan.
Dengan hal acuan menjadikan, Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah trending center bisnis pula dan menempatkan eksklusif perbincangan yang terus menerus ditingkatkan pada seasion berlanjut di pemerintahan daerah.
Kra15/1/rumdin/JawaTengah/rrdoc/16/1/2026/JST-NEWS
