mawar

Kasih Aja > Tekan Aja & Jangan Buang Tangkai Nah . . .

JST-NEWS | Kasih Aja > Tekan Aja & Jangan Buang Tangkai Nah . . . “Mawar”, tepat kah? Untuk Dambaan Bahkan Pujaan,(12/8/2025)

sesuatu hal memori itu mengenal apa itu arti? dan apa itu maksud? dari tangkai na’ jangan sampai dibuang. inilah sebuah inspirasi antara rasa – telepati – hingga bentangan garis merah (asalkan bukan kartu merah).

ada ang ing ung bingung pernah rasakan jatuh – sampai tersungkur dijungkirkan di belbagai alibisionisme “bentukan bunga tak kan layu atau pudar, bilamana berkat : jujur & benar”. sebuah peramu metode psikologis tentang ilmu jiwa yang menyentuh akal pikiran tetap pada pendirian dari mengemban lama diperjuangan sampai wajah memerah.

ini mungkin biasan tanpa bilasan sansekretariat jujuk di medan perang tapa rantang memoles keadaan “badmod si bunga rose”, tak kunjung hadir di kediaman lebih tinggi berbatas tebing tanpa kertas pemantik tak berapi-api.

mawar sangat harum, tersentuh sedikit halus ke titik nyebelin tersirat pun tak ada ampun sakit ke ubun-ubun ( menjaga pertahanan diri sang Psikoterapis : profesional yang membantu orang mengatasi masalah mental dan emosi melalui terapi).

cara sikap dedikasi itu tertunjuk, terisolir, ke permukaan tepi-tepi halus kelembutan bila di ambuhi berdasarkan kekuatan rasa yang sangat permanent. pasti dapat hidup jauh ternikmati itu artina’ dari rose (mawar merah) tanpa meraih mereh-mereh.

kenapa insan di kehidupan dunia dapatkan tempat di relung jiwa nya bisa marah? jawaban di semua garis-garis kalian semua sobat netizens skala skup small on smile di skuy!

kemiripan dalam bunga tidur bisa “handleing of god is testimoni feel get on out”, begitu juga mawar itu masih berdentum rindu ketika di handle with strong.

so sweet amat sich . . . tiba-tiba jawab atau tiba-tiba papan nama disekitaran antara dada dan lengan terbuka patri nya selalu terbawa selalu hingga mawar itu berdenyut-denyut seperti jantung yang tak miliki kopi dendam.

diam itu emas, gak juga sich . . . !!! cobalah mengerti sedikit kediaman itu membentuk prase kalimat, dijawab atau ditoleh keras dengan kepala ringan sampai titik nol pun dibuat mawar merah berunjuk pada se-hati “walaupun ditampar keras oleh badai”, sakit merasa atau perasa tertidur malas ngapa-ngapain dech.

berarti diem bukan berarti emas, kalo sudah jadi bentukan pondasi iman secara otomatis kisah itu tak dapat diterpa badai sekalipun “berdesir kuat”, hingga merusak keadaan sesaat dan sebaliknya papan itu lepas dari kodrat-Nya. jangan sampai iya guys . . . sobat netizens yang alami hal tersebut.

dalam metafora klause – hidup itu bagaikan tak ada niat membelah diri, amoeba saja sampai berserah diri. apalagi mahluk seperti diri manusia?

cukup sudah – glenfredly, ikut denting kan ungkapan itu seperti bunga mawar – namun keharuman sifatnya dapat merasakan kenikmatan yang tak dapat dihinggapi hal lainnya (tawon kali ngentub).

cek kroscek tempat mu dimana? di bumi – di langit – atau dimana aja boleh . . . “hak itu perisai, kewajiban itu belahan”, asal dari keindahan pancaran masih tetap bersinar terang dari kalimat alif lam lam ha’ inilah prosesi ketauhidan makna cara predikat itu masuk pada kekuatan iman dan taqwa sang rose si bunga merah mengkilau terpuji bakti dalam etika di sanubari pun terjaga bersama amanah raja misteri mimpi, hingga balutan nya keras ke pusat rasa di otak tanpa mengutak-atik hal peristiwa di kerinduan hari ini “termahsyur sedikit saja”(.)

ada yang cocok – ada yang dibuat kecocokan dalam kisah makna diatas tanpa tapa brata ataupun sang brothers ikut terasa dikeheningan pelaku tangkai tak terbuang jauh, karena tangkai itu sulit ditemukan dalam keunikan.

karena, tangkai mawar itu berharga sampai kuat itu membentuk bulat sang pemuji rindu tipis-tipis ke sebuah kangen, jangan sampai berbohong tentang rose saat ini berdiri di simpuh antara dzhoir dan bathin tetap utuh kelambu nya pun dapat tertutupi rapat – bilamana telah dijatuhi, dan menentang kebaikan maka akan dihancurkan kepingan nya jadi tak dapat diselamati dalam tutur maksud “off dulu – besok dianjut kembali, back to rilis subjectitions induk or handuk taruh dimana? cepat mandi dech!!! “harum kuat rose – bertambah benar”.

Red@Opinion-Feel/Rose/Example Ilmu Ketauhidan/12/8/2025/JST-NEWS
Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network