SPBU : Tim Awak Media, Temukan Penimbunan “besar-besaran” Biosolar Bersubsidi di SPBU. 44. 533.07, Purbalingga, Jawa Tengah 

IMG 20240616 WA0099

Loading

JST-NEWS.COMPurbalingga, Penyalahgunaan solar subsidi ternyata masih marak di Purbalingga hal ini dapat dibuktikan dengan adanya temuan satu unit mobil Truk dengan nopol AA .1751. DE .Plat Nomor depan dan yang Plat Nomor belakang Pol AA .7129. FF ini jelas jelas sudah melanggar aturan dengan adanya Plat yang berbeda.

IMG 20240616 WA0096

Sedangkan plat nopol tersebut terkadang bergonta ganti, Kejadian di lokasi SPBU.44. 533.07, Puji Utami Babakan Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah pada, Minggu (16/6/2024) dini hari.

Satu time awak media saat melintas di jalan utama Purbalingga Randudongkal, melihat adanya penemuan pengisian BBM jenis Biosolar bersubsidi yang tidak wajar, kemudian time media dan secara khusus dinaikan ke seluruh awak media dalam tim pengembangan dilapangan setelah menglarifikasi langsung ke salah satu sopir truk tersebut,”tuturnya”.

IMG 20240616 WA0100

Saat pengangsu dimintai keterangan oleh salahsatu awak media ia mengatakan kalau ini milik insial (Y) yang merupakan orang sipil,” ini miliknya mas,” saya hanya supir jawabnya, (alibisionisnya).

IMG 20240616 WA0097

Setelah menglarifikasi supir time media melaporkan temuan ini ke Polres Purbalingga, lalu truk pengangsu Biosolar bersubsidi dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan.

“Perlu diketahui untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi, Pertamina tengah memodernisasi sistem monitoring Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Selain itu, Pemerintah juga akan menindak tegas pelaku penyalahgunaan BBM subsidi sebagaimana diatur dalam Pasal 55 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang menyatakan bahwa setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan, dan atau Niaga Bahan Bakar Minyak, bahan bakar, gas, dan atau liquefied petroleum gas yang disubsidi Pemerintah selanjutnya.

telah ditetapkan juga ketika mimik Polda Jateng menghimbau diseluruh awak media di Jawa Tengah, sangat keras terhadap pemimbun atau pun pemimpin kordinator yang menguasai jalan nya menutupi didalam proses pengambilan bahan bakar minyak secara otomatis akan ditindak lanjuti, serta disanksi berat.(*)

IMG 20240616 WA0098

Dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling tinggi Rp 60.000.000.000; Sanksi serupa juga dinyatakan dalam Pasal 94 ayat 3 Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi.

Dari uraian diatas subsidi harus tepat sasaran dan APH harus menindak tegas pengusaha dan Pengangsu serta pihak SPBU yang melanggar undang – undang migas tidak pandang bulu dan jangan lagi ada Oknum yang menjadi pembackup pengusaha solar ilegal.”pungkasnya

Demikian berita mendidik citra bangsa dan negara di-Indonesia ini, agar pihak Pertamina pun harus segera berikan terbaik buat kami semua tim awak media serta keselarasan dalam memberikan informasi publikasi secara tepat dilokasi tim awak media bersama.

Dengan ini kami bermohon, agar plat yang telah diketahui secara publik segera ditangkap/diberikan sanksi seberat-beratnya oleh pihak hukum terkait diatas ketetapan hukum di Indonesia.

Serta sanksi terhadap POM BENSIN SPBU nakal yang tertera pun di seri number tercantum”harus dihukum atas kelalaian yang memberikan hak BBM bukan pada tempatnya(PT.PERTAMINA) tim seleksi tentang tata kelola bahan bakar minyak bersubsidi ini segera di TUTUP!!!

~Terima kasih~

Catatan :

• GAS HABIS Nggih PT.PERTAMINA.

•Mobil Truck Uncle (telah dimodifikasi,tangki melebihi kapasitas pada umumnya kendaraan Truck Uncle).

Reportnews@sumber-time*seluruh/awakmedia.FR/2024/6/16/Jateng.

























 

 

 

>> PT.JST-NEWS MEDIA GROUP TAHUN 2022 <<
error: Content is protected !!