Kesederhanaan, ternyata obat dari “Awet Muda”

Picsart 23 06 30 04 30 49 670

Loading



JST-News.com | Kesederhanaan, ternyata obat dari “Awet Muda”. Pakar rasiotika (penggabungan antara pemikiran serta fisika dipandu oleh etika) dengan keadaan normal ada beban namun terlindungi oleh sejumlah molekul-molekul artikulasi berjalan seirama positif berpendapat.

Rasio yaitu rasa dasar menempuh perjalanan pikiran, dari macam pandangan manusia dimilki dari kepribadian seseorang itu sendiri mene’laah dan mencerna loh.. sobat. 1/7/2023/JST-NEWS, Karanganyar – Jateng.

Yuk, kita explore kandungan ala makna jadi etika rasio. Buat pemikiran gak kan booring dari seluruh aktifitas sehari-hari manusia mengenal dan mengetahui isi “tentang hati, jadi rasiotik”

Colek pemuda-pemudi tuduh – menuduh, jadi buteknya elemen masyarakat umum di-Indonesia ketika berbuat slalu dibuat daya pikir negatif.

Secara alamiah atas mungkin, termahsyur disebut “sombong-diri” ekstensi file menerobos antara teknologi, informasi, serta ketukan pintu dari dibalik kerahasiaan bisa terungkap oleh konsep rasiotika.

Kajian ini berpedoman bahwa manusia itu gak jauh, dari kandungan senang, dibuat terpukul disebut “happy gemes”, jika muda-mudi lintasan ide/gagasan yang sering tinggal di-Jakarta.

Pasti telah merasakan, menikmati, menyejukan, bagaimana cara kerja akal pikiran menelusuk jiwa dan raga. merupakan bentuk berbuat, bukan hasil dari rekayasa ucapan “tersembunyi” Ayuk… siapa yang sembunyikan?

Otentikasi diri, perlu minta diperhatikan namun hati terkadang gundah. Bahkan, enggan bicara. Bisa, jadi profesional kinerja pikiran lambat akhirnya hidup “manunggal ” Kehidupan kesederhanaan, sangat dibutuhkan khalayak orang banyak, ramai, gaduh, hingga terpaan cacian-hina-hasad-bahkan baku jadi kusut harinya.

Contoh/Example : x2 – x1 atau 1% + 99% angka ilmu fisika ini, berorientasi ada antara penilaian masing-masing memuliakan Tuhan-Nya dan semesta-Nya.

Jika, manusia mampu ada diposisi X2 bahkan X1 maka otomatis secara insaniyah ilmu pengetahuan berupa usaha terverifikasi murni untuk mengubah/mengurangi.

Beda, hal dengan pendapat – alasan- klasik – atau histori hidup. Karena, terjadi atas dasar diri sendiri dengan suatu ujian dan kecermatan pandangan suka bertanya-tanya. Benar gak iya? Apa iya iya? atau siapa dia?

Kliping saja buku itu, maka akan jadi rapih. Kalimat ini, bermanfaat ketika hati sedang perawatan maklum bukan pake facial, handbody, ataupun perawatan kecantikan agar terlihat keset/tak kisut rupa.

Maksudnya? Oh…. Rasiotika ini juga masih dingin dikaitkan oleh perkembangan zaman ke zaman. Sensasi perwujudan masa karena mengatur dan diatur dikeadaan “jiwa-jiwa” asalkan gak kosong tuch…..! Antara bathin dan rasa.

Sisi pandangan nilai aspek 1% baru dimulai dari nol, akan tetapi bisa tembus 99% karena ilmu rasiotika tak ada harapan atau mengaharapkan pembelajaran mengkaji berdasarkan struktural embel-embel jadi si-kemben.

Coba letaknya dibangku, atau dikurangi oleh meja. Tepatnya orang identik memilih bangku atau meja. Cara konseptual memilih ini esok masa depan mewujudkan mimpi memegang kolektif rasa.

Demikian untaian kisah nyata, sang pemimpin sebagai Khalifah babat tanah luhur sikap-menyikapi antara hidup sebagian ada pengatur berdasarkan kodrat-iradat-Nya. Jadi 99% ini, penggaris lurus antara masyarakat nomaden jadi modern hingga ke tingkat paling sempurna.

Sikapi untuk baca, terlebih senang daripada layar angin menghembuskan nafas ini terpatri dengan keistimewaan masing-masing ungkap jejak petualang hidup didunia.

Teori dan Praktek, Kesederhanaan Awet Muda :

1.Hilangkan rasa, dan jauhi hal-hal jalan-jalan

2.Hiasi diri bersama bedak karena bumbu hidup solekan wajah agar berseri dikit

3.Hindari tercela, hasut, hasad, dengki, gunjingan, atau ngerumpi sana-sini akibatnya pegel kaki dan wicara.

4.Konsep diri jaga cara pandang memandang manusia

5.Sedikit seduh kopi apapun, agar bisa pikiran tenang sejenak

6.Jangan hakimi diri, karena diri tak salah ataupun saling menerima baik dan benar privasi, sosial, dan budaya mewujudkan mimpi

7.Istirahat cukup, lebih baik tidur gak perlu gerumun kesenangan

8.Jagalah dirimu dan keluargamu, dari api-api hal keburukan orang. Sedangkan Tuhan Semesta Alam tak buat merusak aib itu sendiri

9.Cintai dan kejar, semuanya cita-cita yang penuh dalam pemikiran mulia

10.Hindari jalan berlubang, karena jika berada diposisi lubang hati dan rasa. Jadi gak akan sempurna pada kata rasiotika.

Semoga bermanfaat, asalkan mudharat dirinya pelan-pelan saja ditaruh kotak.

 

Red@2023/jst-news.com

 

 

 

error: Content is protected !!
Digital Multimedia Siber/JST News©2022/JKT