Gempa Bumi, Susulan Pada Waktu Minggu Lalu Tercatat 6,7scala Back : Diawali 5,6 scala

IMG 20230630 203740

Loading

JST-News.com | Perjalanan bumi bertambah usianya dan alam semakin kuat akan isyarat-Nya.Solo-Karanganyar, Jateng/30/6/2023.JST-News/20.10 WIB.

Pusat gempa BMKG, kali ini berada pada Gunung Kidul, Serta Daerah Pulau Jawa Lainnya. Seperti Bantul, Yogya, Klaten, Dstnya saling merangkul untuk dzikir/mengingat akan kebesaran-Nya (Jangan jauh dari tempat qolbu-Nya).

Bersama redaksi JST-NEWS merangkum rasa kepedulian terhadap seksama. Tangan, kaki, kepala, hingga seluruh tubuh manusia.

Berharap akan sesuatu apapun didunia bukan milik manusia. Akan tetapi miliki sang alam semesta tercipta oleh kehadiran Tuhan Yang Maha Esa (Allah SWT – Ya Malikal Mulki Ilaallah).

Harta, Jiwa, Dan Ruh dijemput berdasarkan serta-merta seiring ilmu pengetahuan tentang alam dunia ini dibuatkan khusus oleh pencipta untuk senantiasa berpikir dengan mahluk dibumi.

IMG 20230630 203740 IMG 20230630 203712

Bukan, hanya sekedar sesaat kemudian dinikmati anak cucu turunan pun belum tentu jadi bagaimana hidup?

Mulia akan skala baru saja dipijak bumi ini diguncang sedikit. Belum seberapa pantas, manusia itu bicara sebagai manusia (paling hebat, baik, buruk, dan terhormat akan jabatan serta tahta kekuasaan). Tercatat 6,7 beberapa Minggu lalu, Juni ini tercatat 2x pada area solo-jogja, Karanganyar – Jateng.

Pada radius 5,6 – 6,5, hingga diperbesarkan titik 7.0 pulau jawa. Apakah gunung-gunung akan meletus, atau alam pertanian, kebun-kebun pun ikut merasakan kenikmatan-Nya diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

BMKG, Merilis dengan suasana perjalanan keilmuan alam pada alat-alat canggih dibuat oleh manusia, dalam kelangsungan manfaatnya.

Demikian wacana berita ini terleasisasi untuk saling kenal-mengenali apa itu suka, duka, sedih, dan gembira. Hanya ukuran sesaat ketika manusia menghadap-Nya. “Jasad ini, tak berartinya oleh kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa, dia tak abadi.

Bahkan tak miliki kemutlakan bahwa segalanya miliki tujuan dari sang pemahaman daya pikir masyarakat harus tumakninah, qona’ah selalu di-titik nol gempa ini berhenti. Kekuasaan alam semesta tercipta untuk saling menjaga kodrat-Nya.

Semoga bermanfaat dalam keyakinan bahwa manusia akan menjadi kadar penguat sinyal esok kedepan penuh kehati-hatian dengan suasana pengetahuan alam ini disajikan oleh Tuhan Yang Maha Esa “Engkaulah Maha Bijaksana Akan Segala Titipan Sesuatu dibumi dipancarkan pada poros titik-titik tertentu memuliakan Tuhan-Nya.

 

error: Content is protected !!