Ketua DPD LSM TAMPERAK Purworejo Dampingi 2 Kades Sambangi Kantor Bupati Purworejo, Tanyakan Perkembangan Surat Pembatalan Regrouping

IMG 20230513 WA0000

Loading

JST-News.com | Purworejo – Ramainya pemberitaan Regrouping SD N Gesikan dan SD N Rimun beberapa waktu yang lalu kini mendapat angin segar, diawali dari dilayangkannya Surat Permohonan Pembatalan Regrouping dari Sumakmun selaku kuasanya, yang di tujukan kepada Bupati Purworejo pada tanggal 14 April 2023.

Pada hari ini Kades Rimun Chaliludin Budi Nugroho, beserta Kades Gesikan Suryono yang didampingi oleh Sumakmun sambangi Kantor Bupati, Kantor Dinas Pendidikan, serta Sekda Kabupaten Purworejo, bertujuan mempertanyakan perkembangan Regrouping.

Sesampainya di Kantor Dinas Bupati langsung disambut dengan dengan baik oleh saudara Rini (Sekpri) Kabupaten Purworejo, namun hanya perwakilan yang diperbolehkan masuk dalam ruangan, Jumat 12 Mei 2023.

Kades Rimun Chaliludin saat dikonfirmasi menyampaikan, “kedatangannya adalah untuk menanyakan terkait dengan surat yang dilayangkan pada tanggal 14 April 2023, berupa Permohonan Pembatalan SK Regrouping, menurut saya sudah langsung ditindak lanjuti oleh bapak Bupati, dibuktikan dengan dilayangkannya Surat ke Kepala dinas Pendidikan, yang inti dari surat tersebut carikan solusi sesuai aturan yang berlaku, hal ini untuk menindak lanjuti BSD (Bupati Sobo Deso) yang mengeluarkan statemen untuk mengembalikan SD N Rimun”.

Berarti ini menunjukkan bahwa sudah ada tindak lanjut dari bapak Bupati, tinggal menunggu jawaban dari Bapak Kepala Dinas Pendidikan yang belum ada respon dan jawaban, selanjutnya nanti kita akan kejar sampai mendapat hasil yang memuaskan.

Dilokasi yang sama Sumakmun menyampaikan, “kedatangan kami pada intinya adalah untuk menanyakan perkembangan atas surat yang kemarin dilayangkan kepada bapak Bupati, memang benar Bapak Bupati sudah menindak lanjuti serta menyampaikan ke Dinas Pendidikan untuk menindak lanjuti, supaya permasalahan Regrouping ini di carikan jalan keluar yang terbaik, dan tentunya sesuai aturan Regrouping itu sendiri”.

“Setelah ini nanti kita akan terus berupaya ke Dinas Pendidikan, karena bapak Bupati sudah memberikan Disposisi pada tanggal 17 April 2023 yang lalu, tapi sampai sekarang jawaban belum kami terima, artinya mungkin masih Disposisi di Dinas Pendidikan, kami akan tanyakan sudah sejauh mana Dinas Pendidikan menyelesaikannya, karena dalam surat Bapak Bupati disitu tertulisnya sangat jelas, carikan Solusi atas permasalahan regrouping itu yang sesuai dengan aturan”.

“Kami akan selalu mengupayakan SD N Rimun dan SD N Gesikan, karena menurut aturan yang kami pahami kedua SD tersebut belum memenuhi syarat untuk di regrouping, makanya kita akan selalu berupaya, kita tidak akan mengungkit kalo memang kedua SD tersebut memang memenuhi syarat untuk di regrouping”, tuturnya.

Saat di Kantor Dinas Pendidikan Sumakmun beserta rombongan langsung diterima dengan baik oleh Purwoko (Administrasi Umum) karena pak Kadinas sedang acara di Gedung DPRD Purworejo, dalam penjelasannya memang benar “waktu itu surat saya yang menerima, kemudian kita kirim lagi ke Bupati lewat Heni (Sekpri) tentang Revisi SK Regrouping, dalam catatan kami pada tanggal 02 Mei 2023 kemarin, yang isinya pembatalan SK SD N Gesikan dan SK Regrouping SD N Rimun, yang bertandatangan Heni (Sekpri) Bupati, hanya itu yang saya ketahui karena saya bukan yang menanganinya”, ucapnya.

Selanjutnya Sumakmun beserta Kades Rimun, Kades Gesikan, serta rombongan dan juga tokoh masyarakat menuju ke Kantor Sekda, melalui stafnya rombongan diterima, serta mengatakan “saya disini hanya mendengarkan nanti akan saya sampaikan ke Pak Sekda, karena Bapak sedang tidak ditempat”, tuturnya. (Pwrj Tim).

>> PT.JST-NEWS MEDIA GROUP TAHUN 2022 <<
error: Content is protected !!