JST-News.com : Mahmudah N’ Mufidah

Picsart 23 05 09 13 06 42 510

Loading

Picsart 23 05 09 13 10 21 084

JST-News.com | Karanganyar, Jawa Tengah. Di Tanggal 9 Mei 2023, Ulas Mengupas Sang Ilahirobb Berbentuk Seperti Gambaran Hidup Antara Kejelasan Dan Penerangan Sebuah Hikmah Dan Tujuan Didalam perjalanan hamba-Nya.

Mahmudah Dan Mufidah, merubah akan ragam manusia yang tak selalu tidak menjaga kodrat “mahmudah” mahmudah diri sendiri mindset jernih, bersih, dan berkarir sebagai ahli faqir terus meningkatkan segala aspek menjadi mahmudah kukuhken dan roso.

Yakinlah, diri sebagai manusia itu bukan siapa-siapa yang merasa sebagai pemenang, petarung, hebat, dan segalanya.

Buang jauh-jauh rasa yang buat kebiasaan menghujat, menghina, menjanjikan sesuatu tak terealisasi, apa mungkin dengan situasinya dan kerjanya.

Jalankan ketenangan hati dan jiwa pasti akan meneruskan kata : mahmudah, mahmudah bisa hidup disanubari bahwa itu manusia berpikir.

Aku tak seperti mu, ya beda…. Sebab aku itu didasari salam kenal dengan ku, bukan juga;  “Me Or I”.

Cobalah untuk mengerti antara aku dan ku, miliki prespektif demokrasi yang penting ada kesadaran dan kesamaan.

Mahmudah, itu memperlihatkan kepribadian seseorang berbuat baik dan benar mengeksplore akan hal-hal akhlakul karimah kepada yang dituju.

menghilangkan adat kebiasaan yang tercela yang sudah digariskan dalam agama islam serta menjauhkan diri dari perbuatan tercela tersebut, kemudian membiasakan adat kebiasaan yang baik, melakukan dengan mencintainya.

Jika kalian sebagai manusia, pasti miliki rasa, hati, kelelahan, kelebihan, keletihan, kekurangan, dan kelemahan itu adalah anugerah yang diberikan sang pencipta; usia, umur *mohon maaf selalu, Jagalah hati dari iri/dengki, hasad, hasut, bahkan fitnah yang menyebabkan hanya cerita basi serta menyebalkan sekali.

Lebih baik tidur sejenak, istirahat dulu, makan dulu yang sekiranya pantas dimakan dan dijadikan minuman sehat sang roso. Atau mungkin bersama bersandar ke mufidah.

Sekarang saatnya bangsa dan negara Indonesia akan turun manusia – manusia cerdas, dermawan, miskin, kaya, serta ketukan harapan indah terdengar menciptakan distribusi frekuensi sinyalir rumpun ungkap : baik dan benar (semua tergantung yang kelola). Siapapun itu pemimpin nya?

Bisa apa me, “bisa bacot-cangkem-buat pukul – memukul I”. Antar teman jadi lawan. Antar seksama karena cari kalah dan menang.

Kumpulkan saja;  Uang semuanya jika mereka anggap pemimpin pemerintahan kaya ; Akan berani kah berikan benar-benar terjadi ke rakyat 20 Juta / Jiwa.

Jika benar mewujudkan masyarakat, silakan lakukan sesuka hati dan jiwa berkertas dicipta serta pikiran.

Mungkin dia kaya? Mungkin dia sukses? Mungkin dia takut dibilang kikir? Atau Mungkin uangnya pribadi diam – tapi uang hasil rakyat dikembalikan ke rakyat?

Modal jadi Mufidah zaman sekarang, sedikit berkah dan banyak pun harus seksama cara mengupas serta kerja mengkonsep ini-itu apa betul, apa benar, dan haram kah perbuatannya?

Hak Mufidah, Penolong Dari dirinya teratur yang atur mengambil petuah bijak dan mulia sang ilmu keluhuran waktu/tempo dahulu.

Kewajiban Mufidah, Penolong Dari keyakinan menempuh akan ilmu syareat, ilmu hakekat, ilmu ketauhidan, ilmu ma’arifat-Nya, hingga ketasawufan miliki kemuliaan akan suatu dan tujuan tentang koalisi ilmu-keilmuan mencapai ridho-Nya.

Demikian kutipan sebuah inspirasi pinggiran bisa jadi pembelajaran yang biasa. Tim redaksi JST-NEWS utak-atik perubahan wacana publikasi ini.

Semoga amaliyah ibadah dan periklanan pun dimediasi oleh media siber online swasta nasional ini dapat dirasakan, dipahami, arti dengan suasana mencari informasi sekuat olah jiwa sejati berharap baik dan benar, akan fakta informatif sesungguhnya. Media yang sebagai kontrol sosial agar menyusun kekuatan lahiriyah dan bathiniyah menjadi miliki tujuan atas segala sesuatu-Nya”Berita Mendidik Citra Bangsa Dan Negara”.

Red@2023/RidhoFM/JST-News.com

Kutipan : Dzhoirulbathin Billah – 1999/2023/naf1999/WD-2281

 

>> PT.JST-NEWS MEDIA GROUP TAHUN 2022 <<
error: Content is protected !!