let’s go – visit to digital multimedia news

PARIWISATA : KERAMA ADAT DESA KETANGGA KECAMATAN SUELA LOTIM NTB, PERLUNYA MEDIA DOKUMEN DAN SUPORT PEMERINTAH, RENCANAKAN MUSEUM SITUS BUDAYA SEJARAH.

Loading

SITUS MASJID TUA (PUSAKA) KERAJAAN SELAPARANG DAN GEDENG RAJA DI DESA KETANGGA KECAMATAN SUELA LOTIM NTB (FOTO : KUSMIARDI, SABTU 04-03-2024)

Jst – News.com, Lotim NTB: Sabtu 04/03/2023. Desa Ketangga Kecamatan Suela Lombok Timur (Lotim) Nusa Tenggara Barat (NTB) dikenal sebagai desa tua yang pada masa dahulu merupakan bagian dari wilayah Kerajaan Selaparang. Di Desa Ketangga inilah sebagai tempat pusat pemerintahan Kerajaan Selaparang Islam. Hal tersebut bisa dilihat dari adanya peninggalan bersejarah dan telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Situs Buudaya berupa Masjid Pusaka dan Gedeng Raja Selaparang. Rumah (Gedeng : Sasak) Raja ini pada bagiannya dikenal juga sebagai tempat berhalwat Raja Selaparang usai Shalat 5 waktu. Kini sebagai tempat penyimpanan barang berharga peninggalan dari Raja Selaparang berupa : ragam alat persenjataan, Al Qur’an tulis tangan, Selendang Raja, dan lainnya.

MASJID TUA (PUSAKA) KERAJAAN SELAPARANG DI DESA KETANGGA KECAMATAN SUELA LOTIM NTB

“Di Masjid Pusaka Desa Ketangga ini ada buku-buku Agama, batu dari Negeri Bagdad yang dibawa oleh para Wali yang menyebarkan Agama Islam di Lombok. Pada masa itu belum ada Kompas, maka, batu tersebut dijadikan sebagai petunjuk arah Kiblat. Di samping itu ada naskah Khotbah Idul Adha yang sering digunakan dalam setiap shalat Idul Adha oleh Raja Selaparang,” papar M. Jaelani, S.Pt., Ketua Kerama Adat Desa Ketangga Kecamatan Suela, Sabtu 04/03/2023.

GEDENG RAJA SELAPARANG DI DESA KETANGGA KECAMATAN SUELA LOTIM NTB

Lebih jauh Jaelani, Situs Budaya peninggalan bersejarah menjadi sangat vital untuk dijaga dan dipelihara sebagai barang warisan leluhur Gumi Selaparang (Lombok) untuk generasi kini dan mendatang. Artinya, generasi kini dan mendatang menjadi suatu keniscayaan untuk mengetahui bahwa, pimpinan leluhur daerah ini adalah seorang Raja dari para keturunan waliyullah. Adalah suatu hal yang wajar kalau saja kemudian hingga kini daerah ini sangat dikenal juga sebagai daerah Seribu Masjid.

“Sesungguhnya, selain di Gedeng Raja, barang peninggalan bersejarah dari Kerajaan Selaparang di Desa Ketangga ini, juga ada pada masyarakat,” terang Jaelani. Menurutnya, perlu ada tempat penyimpanan yang lebih refresentatif dari barang oeninggalan bersejarah tersebut.

M. JAELANI, S.Pt., KETUA KERAMA ADAT DESA KETANGGA KECAMATAN SUELA LOTIM NTB

Karena itu, dari para tokoh adat, tokoh agama serta lainnya telah berencana untuk mendirikan sebuah museum dan telah dibicarakan juga dengan PendesĪ setempat. Dengan demikian, selain dari ada Situs Masjid Pusaka Kerajaan Selaparang, Gedeng Raja, ke depan semoga terwujud dengan segera kehadiran Museum Desa untuk penyimpanan barang bersejarah peninggalan Raja Selaparang.

“Adalah menjadi harapan dari kami kepada Pemerintah daerah hingga pusat untuk mensuport dan memfasilitasi niat kami itu,” tutup Jaelani (Kusmiardi).

Apitaik Lotim NTB., Sabtu 04 Maret 2023
Hormat,

KUSMIARDI
Jurnalis Jst – News.com
Biro Lotim NTB.