let’s go – visit to digital multimedia news

Alhamdulillah Surut Status Darurat Banjir Akhirnya Di Cabut oleh Muspika Kecamatan Pebayuran

Loading

JST-NEWS BEKASI | Ratusan warga di Desa Karangharja dan Karangsegar, Kecamatan Pebayuran yang semula mengungsi akhirnya kini sudah pulang ke rumah masing-masing, Luapan Air sungai Ciherang yang sempat merendam pemukiman warga sudah kembali surut, Hal Tersebut di Ungkapkan Babinsa Koramil 11 Pebayuran Serma Firman saat di Lokasi Pada Selasa (7/3/2023).

Camat Pebayuran H. Hanif Tinjau langsung ke Lokasi mengatakan
Alhamdulillah warga sudah kembali ke rumah masing-masing saya juga berterima kasih kepada Koramil 11 Pebayuran dari awal sampai sekarang Hingga surut berjuang membantu warga, kepada semua, baik BPBD dan pihak terkait yang membatu para korban juga para Kapuskes kecamatan Pebayuran saya mengucapkan terima kasih karna gotong royong kita semua sehingga kita bisa melewati Bencana banjir ini,” Kata Camat

Saya bisa melihat dan merasakan langsung ketika Babinsa harus menyedot rumah warga yang kena banjir, Hingga mendirikan posko pengungsian dan dapur umum semua Kompak, Luar biasa Oni yang harus terus kita pelihara budaya gotong royong dan kekompakan seperti ini ,” Ujar Camat

Danramil 11 Pebayuran Kapten CHB Ibrahim di lokasi mengatakan status darurat banjir di wilayah Pebayuran kini sudah di cabut dan warga juga sudah pulang kerumahnya masing-masing,” Kata Danramil

Saya juga berpesan kepada masyarakat musibah banjir ini harap jadikan pelajaran jangan buang sampah ke aliran sungai, kepada warga korban banjir meski banjir sudah surut, apabila masyarakat merasa demam pusing dan kurang sehat segera melaporkan diri ke bidan dan Puskemas terdekat sayapun mewakili muspika kecamatan Pebayuran beharap warga semuanya dalam kondisi sehat dan jangan lupa agar selalu menjaga kesehatan,” Papar Danramil

Alhamdulillah banjir sudah surut dan tercatat dari 400 Kepala keluarga dan 500 jiwa lebih , saya mendapatkan laporan Babinsa di wilayah semuanya selamat, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” Pungkasnya Danramil