let’s go – visit to digital multimedia news

TANGANI STUNTING MENUJU MASYARAKAT SEHAT, CERDAS, DAN PRODUKTIF DI TELAGA WARU. LOTIM NTB.

Loading

PARA IBU ANAK BALITA STUNTING DI DESA TELAGA WARU LOTIM NTB

Jst – News.cim, Lotim NTB : Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak Balita, karena tidak sesuai dengan usianya. Lombok Timur (Lotim) NTB merupakan Daerah yang senantiasa terus melakukan kegiatan dalam upaya menekan sekecil mungkin Stunting, bahkan bila memungkinkan hingga kondisi Stunting dalam angka nol. Upaya tersebut terus hingga menyentuh masyarakar akar rumput yaitu tingkat pedusunan. Salah satunya adalah Desa Telaga Waru Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lotim NTB. Qq

Masalah Stunting di Desa Telaga Waru 4 tahun terakhir menunjukkan trend yang turun naik. Hal ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor seperti halnya pemahaman masyarakat yang masih kurang dan terus dilakukan sosialisasi.

ANAK BALITA SEDANG DIUKUR DALAM KEGIATAN PENANGAN STUNTING DI DESA TELAGA WARU LOTIM NTB


Upaya Sosialisasi tetsebut terus dilakukan secara masip dan berkelanjutan, antara pemerintah dan masyarakat serta pihak terkait lainnya. Beberapa antaranya adalah dalam kesempatan kegiatan Posyandu di setiap Dusun.

“Tahun 2018 terdapat 1 orang stunting, tahun 2019 ada 40 orang, tahun 2020 ada sejumlah 8 orang, dan tahun 2021 kembapi meningkat menjadi 65 orang. Kondisi ini mungkin disebabkan kurangnya pemahaman dan kesadaran untuk menjalankan pola hidup sehat. Termasuk di antaranya dalam ma
sa pra nikah, hamil, dan pasca melahirkan,” kata Junaidi, S.Pd., Sekdes Telaga Waru, Senin 13/02/2023.

Junaidi lebih jauh, sosialisasi dan penerapan pola sebagaimana acuan dan tata pola hidup sehat dalam upaya mencegah terjadinya Stunting. Keberhasilan dalam penekanan Stunting akan berdampak terhadap anak yang semakin tumbuh dan berkembang memuju kedewasaan diiringi dengan kecerdasan dan tingkat produktivutas di masa depan. Maka, hal yang penting untuk diperhatikan dan diterapkan adalah tindakan Intervensi (Spesifik dan Sensitif) yang telah dirancang oleh Pemerintah, dalam hal ini Dinas Kesehatan.

Junaidi, S.Pd., Sekdes Telaga Waru Lotim NTB



Sosialisasi dan penerapan pola hidup sehat seperti dalam acuan yang ada dalam garis besar intervensi tersebut, diikuti dengan adanya pantauan dan pengawasan dari : Tim Kesehatan Desa, Kader Posyandu, dan Bidan Desa serta tenaga kesehatan dari Puskesmas. Dan yang tetpenting di antaranya itu adalah bantuan yang digulirkan oleh Pemdes.

“Karena itu, untuk berkesinambungan upaya dalam penekanan Stunting adalah perlunya kinerja tenaga kesehatan dari Puskesmas dan Dinas ditingkatkan. Dan hal tersebut harus didukung dan adanya sunergitas dan kerjasama yang kuat dari adanya pos yang stundbuy (seperti halnya Posyandu dan Polindes),” tandas Junaidi mengakhiri bincang dengan awak Jst – News.com (Kusmiardi).

Apitaik Lotim NTB, Senin 13 Februari 2023.
Hormat,

KUSMIARDI
Jurnalis Jst – News.com
Biro Lotim NTB.