Si Pena Hujan Klaten, Juwiring (Dari Cerah Menuju Kelinci Air)

IMG 20230129 131050 scaled

Loading

 

Jst-News.Com|Kutipan Siang Berjalan, Minggu 29 Januari 2023 Si Pena di-Neptu Jawi Kliwon mengiringi sejak menuju sang orangtua berhati mulia memanggil nya ku sebut, langkah jiwa semua tulus berharap Tuhan-Nya antarkan langkah ku ke beliau menjadi lebih baik kembali dengan kehalusan sikap termiliki oleh pena sejati manusia di-atas segala-nya hidup menghadapi ujian abad global si kelinci air di-tahun imlek ini. Si-Pena merilis mengemban kaki menapak tilas menuju arti kemuliaan sang khalik berkehendak-Nya (dalam perjalanan)

Minggu pagi indah cerah, se-sampai sudut mencicipi jajanan kesukaan dan kegemaran langkah menuju siang “bertemu penjual k-Q 5 ada di-depan mata mie ayam” akhirnya ku berdiam diri menikmati sejenak aroma khas makanan kriwil-keriting panjang-panjang berhelai-lembut beratas-kan cucuran mata memandang ada ayam suwir-suwir. Harga si-mie ayam dilintasan desa sangat berbeda dengan perkotaan, murah-meriah se-mangkok pun berlumer air panas membasahi mie ayam tersebut. Pemandangan buat ku lupa jalan arah menuju ke orangtua, sang pena akan hampiri hingga “nyasar, tiba-tiba arah kenapa? Membalik…”

IMG 20230129 131050 scaled

Si pena jst, lihat potret alam panorama siang meyanjung sang puji terbesit di-hati “Tuhan Semesta-Nya, Mencipta Mahluk Nami Ne’, Manusia.Manusia pun Membentuk se-demikian rupa tentang sang semesta terwujud begitu elok nian si-pena ku sejati diantara ciptaan-Nya”

Hai…manusia,bahwasannya ku ciptakan alam ini untuk dihasilkan-diramu-dipikirkan, Sejenak dalam kata engkau-khalifah sesungguh-Nya (Kesimpulan isi dari surat al-imran ayat : 189) ada kata langit dan ada kata bahwa manusia untuk berpikir.

Ku lanjutkan , perjalanan ini hingga kenyamanan kembali disambut oleh air rintihan ke bumi. Hingga basah, pasti membasahi si-pena sejati dalam berparas pakaian di-kenakan.

Petikan ini, kini ku nikmati dalam waktu 60 menit bahkan ber-jam ku meniti arti ; mohon sang alam melintas di-benak ku, berhenti sejenak air ini. Aku niat berjalan menuju sang orangtua sejati, dalam kurun waktu sabar tak berbatas manusia butuh akan poros ketenangan jiwa menjadi lima huruf “shobrun jamil” si-pena nyalakan udut sedikit pinggir mengungkapkan pak? Aku pesan kopi : white coffee, ku minum yang berarti menepuk se-gelas hangat menunggu hujan terhenti.

Terima kasih, sang sejati bapak tuhan salalu memberkahi langkah anak-mu yang kecil tak berarti. Tapi akan menjunjung adab silaturahmi yang berarti sang jawi serumpun butuh etos-sampai-atis kelambi ku.

Semoga Tuhan-Nya, membuat kisah alam di-berikut lembali beragam alam tersajikan kembali dengan si-pena sejati jst-news©2023 mengharap keridhoan arti akal pikiran “tak bosan-bosan” karena kita bukan manusia terlahirkan sempurna ketika telah dewasa. Mendewasakan makna dan tujuan sang pena sejati dalam kecintaan umat-Nya menjalankan ketentuan dan ketetapan hanya kata dari “Ilahi Anta Maksudi Waridhoka Matlubi”

IMG 20230129 131042 scaled

Indah penciptaan alam-Nya berdasarkan otentik diri manusia tak saling egoitisme terhadap suatu apapun yang timbul dalam kehidupan si-pena sang sejati arti diri memaparkan bentuk yang diciptakan.©perjalanan ini ku lanjutkan oleh hasil cinta sejati anak adam serupa semoga jadi serumpun akhlakul karimah esok ke masa depan membaik.

error: Content is protected !!