let’s go – visit to digital multimedia news

Menikmati Pagi, Di Pukul 07.56 Berhenti Sejenak Di-Bangunan Masjid Ala Nahdlatul Ulama Bernama : JOGLO KLATEN

Loading

Jst-News.Com | Si Pena Jst-News, Tanggal 30 Januari 2023 Senin imut-imut isi pena melintas ketika boilpent mengamati dari pinggiran jalan, merujuk ke permukaan halaman terus Si Pena Jst-News, masuk ke-dalam bertemu halaman longgar dan luas dalam tata letak di-tengah kecamatan karanganom, punya histori di-pusat sawah terbentang luas pada pemerintahan daerah bupati Hj.Sri Mulyani,SE.MM perhatikan nuansa sang pencetus kota “klaten, saat ini dan kini didikasi memajukan seluruh desa di-klaten harus penuhi sosok kridible konduite putri SEJATI berjiwa sosial tinggi pada masyarakat jawa. Sang pena memaknai jalan ini di-sudut masjid bernama Joglo Klaten, Woow… Bisa jadi icon plus mata-mata dunia juga ini esok pada berdatangan di-pusat dusun tersebut, bisa jadi akhir dari 1 tahun perjalanan ku hampir mirip terlahir masjid ini yang baru diresmikan oleh sarjana sosial. Pak yanto, marbot masjid pas kebenaran ada sedang aktif kerja merapihkan serta menata masjid cantik desain sederhana ala rumah adat jawi dikenal dari sejak nenek dan kakek moyang kita lahirkan jawa tetap tak berubah ; ” Joglo” apa yang si pena lakukan di-tahun 2023 januari tepat 30 januari ini akhir bulan januari di lintasi sudah berapa kali namun belum sempat si pena Jst-News merampungkan hasil manis Masjid Joglo Klaten,Ja-Teng.

Lihat lagi yuk….! Gambar photo siapa kah yang telah berjuang mendesain sederhana, ini :

Namanya jelas iya keren pula miliki ejaan nami ne’ sinten mas, biasa panggilan adab jawa memaparkan telinga semua masyarakat. H.Karyawan Hari Susetyo,S.Sos sebagai peresmiaan masjid Joglo klaten ini. Jadi bukan katanya, dan tetap tidak jadi gibah esok jika tidak mampir sejenak isi kisah di-klaten masih manis kental berbagai kepercayaan dari keyakinan kita jangan meleset tapi bersholawat di-mari jika malam-malam tiba tak ada suara terdengar gaduh seperti kota-kota besar, karena masih samping kanan-kiri persawahan luas.

Tata letak beduk nuansa kewalian, memang kutipan sejarah para aulia di-klaten itu sangat harum sebuah pemerintahan penuh wali-wali, Mau tahu kan plesetan si pena Jst-News ; dari bahasa klaten jiwa merilis baru klaten berani ini eksplore mencuit bibir sedikit aja si-pena Jst-News ( Kla-Ten ) Kla bahasa membangun antara hak dan kewajiban. Ten, plesetin yuk….┬«2023 yang dituliskan manusia-manusia trend tender. Semoga saja, terbit tender-tender program wacana sang bupati menjadi berfaedah mendengar rilisan kutipan si-pena Jst-News beserta dengan staff terkait berkonsep : madani bercitra prima bangun generasi tak egoitisme dalam seluruh jiwa tenang di-progress.

Jakarta megah-megah, sudah dikit tak ada lagi ruang asri dan nyaman. Ya… sudah sibuk masing-masing cari sesuatu seperti artis syahrini dalam rilisan nya ungkap : sesuatu…. hehehe…. “semoga gak bosan dengan tema angkat si-pena Jst-News berpendapat kesan sedikit mengelitik para netter pembaca.

Back to home mousque oke, cukup simak kembali suasana nuansa tempat si pagi menjelang siang aktifitas.

Ke-sana duduk… dinding ber-bata merah menjadi klasik nuansa sudah seperti di-candi jiwa asal karawang.

lorong menuju tempat wudhu pun terpisah jarak antara akhwat muslim dan ikhwan, semuanya seragam ada ruangan sudut kamar mandi untuk lain-lainnya.

Tampak samping letaknya pass sudut lokasi sawah, indah kan. Niat mampir kunjungi masjid tersebut. Silakan di-konsep esok siapa tahu ke wisata masjid-masjid ada lintasan sejarah lain suatu kota atau desa bisa maju. Jika seseorang hak dan kewajiban nami ne manusio, selalu berpikir.

Nah…. Jadi terbesit dibenak pribadi dhoif semuanya miliki tujuan mengenang sambil menunggu waktu menyampaikan hal kebaikan agar tercipta kondisi bahwa anak manis, harus duduk disini bengi-bengi pasti akan jadi kado cerita di-anak pada waktu baligh memulai pendewasaan.

Cukup iya… Si-Pena Jst-News, meliriskan torehan pagi tepat di-hari senin┬«redaksi-2023